Hadith no. 1480
HR. Darimi
Teks Arab
أَخْبَرَنَا أَبُو عَاصِمٍ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ أَبِيهِ عَبْدِ اللَّهِ وَعَمِّهِ عُبَيْدِ اللَّهِ ابْنَيْ كَعْبٍ عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لَا يَقْدَمُ مِنْ سَفَرٍ إِلَّا بِالنَّهَارِ ضُحًى ثُمَّ يَدْخُلُ الْمَسْجِدَ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ يَجْلِسُ لِلنَّاسِ
Terjemahan
Telah mengabarkan kepada kami [Abu 'Ashim] dari [Ibnu Juraij] dari [Ibnu Syihab] dari [Abdurrahman bin Abdullah bin Ka'b bin Malik] dari ayahnya [Abdullah] dan pamannya ['Ubaidullah] dua anak Ka'b, dari [Ka'b bin Malik], bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah kembali dari safar melainkan pada siang hari di waktu dluha, beliau kemudian masuk masjid dan shalat dua rakaat, kemudian duduk bersama orang-orang."