Lewati ke konten utama
Hadith

Hadith no. 2734

HR. Darimi

Teks Arab

أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ أَبِي إِسْحَقَ عَنْ أَبِي عُبَيْدَةَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ قَالَ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فَلْيَتَعَلَّمْ الْفَرَائِضَ فَإِنْ لَقِيَهُ أَعْرَابِيٌّ قَالَ يَا مُهَاجِرُ أَتَقْرَأُ الْقُرْآنَ فَإِنْ قَالَ نَعَمْ قَالَ تَفْرِضُ فَإِنْ قَالَ نَعَمْ فَهُوَ زِيَادَةٌ وَخَيْرٌ وَإِنْ قَالَ لَا قَالَ فَمَا فَضْلُكَ عَلَيَّ يَا مُهَاجِرُ

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami [Muhammad bin Yusuf] dari [Sufyan] dari [Abu Ishaq] dari [Abu Ubaidah] dari [Abdullah] ia berkata; Barangsiapa membaca Al Qur`an, hendaklah ia mempelajari faraidl. Karena, jika ia bertemu dengan seorang Arab desa (badui), ia akan bertanya; Wahai muhajir (pendatang), apakah engkau membaca Al Qur`an? Jika ia menjawab; Ya, ia akan bertanya; Engkau mengerti faraidl? Jika ia menjawab; Ya, maka itu merupakan kelebihan dan kebaikan. Jika ia menjawab; Tidak, ia akan berkata; Engkau tidak lebih utama dariku, wahai muhajir (pendatang).