Lewati ke konten utama
Hadith

Hadith no. 3437

HR. Ibnu Majah

Teks Arab

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ أَبِي الْخَصِيبِ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ أَيْمَنَ بْنِ نَابِلٍ عَنْ امْرَأَةٍ مِنْ قُرَيْشٍ يُقَالَ لَهَا كُلْثُمٌ عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيْكُمْ بِالْبَغِيضِ النَّافِعِ التَّلْبِينَةِ يَعْنِي الْحَسَاءَ قَالَتْ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اشْتَكَى أَحَدٌ مِنْ أَهْلِهِ لَمْ تَزَلْ الْبُرْمَةُ عَلَى النَّارِ حَتَّى يَنْتَهِيَ أَحَدُ طَرَفَيْهِ يَعْنِي يَبْرَأُ أَوْ يَمُوتُ

Terjemahan

Telah menceritakan kepada kami [Ali bin Abu Al Khashib] telah menceritakan kepada kami [Waki'] dari [Aiman bin Nabil] dari seorang wanita dari suku Qurasiy yang bernama [Kultsum] dari [Aisyah] dia berkata, "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Makanlah adonan tepung hangat yang bermanfaat, yaitu sup." Aisyah berkata, "Apabila salah seorang dari keluarga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sakit, maka periuk akan senantiasa berada di atas tungku api hingga salah satu dari keduanya habis, maksudnya sembuh atau meninggal."