Lewati ke konten utama
Hadith

Hadith no. 5347

HR. Nasai

Teks Arab

أَخْبَرَنَا يَزِيدُ بْنُ سِنَانٍ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ قَالَ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي سِنَانٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْهُذَيْلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍوأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَعَوَّذُ مِنْ أَرْبَعٍ مِنْ عِلْمٍ لَا يَنْفَعُ وَمِنْ قَلْبٍ لَا يَخْشَعُ وَدُعَاءٍ لَا يُسْمَعُ وَنَفْسٍ لَا تَشْبَعُ

Terjemahan

Telah mengabarkan kepada kami [Yazid bin Sinan] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abdurrahman] ia berkata; telah memberitakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Sinan] dari [Abdullah bin Abu Al Hudzail] dari [Abdullah bin Amru] berkata; "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam selalu berlindung dari empat perkara, yaitu; ilmu yang tidak bermanfaat, hati yang tidak khusyu', doa yang tidak didengar dan jiwa yang tidak pernah merasa puas."